Langsung ke konten utama

Konfigurasi Modem Huawei e220 di mandriva 2010

oleh Rito

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat permintaan untuk menghubungkan modem huawei di linux. Karena di kotak cd adanya mandriva 2010 (bawaan info linux edisi terbaru 2010), jadinya saya menggunakan mandriva 2010.

kesan pertama yang saya dapat adalah, Mandriva luar biasa. Penampilannya sangat cantik, instalasi yang mudah dan intiuitif, membuat saya ingin segera beralih ke mandriva. Selama ini saya menggunakan fedora, dan berniat untuk tidak beralih lagi. Mungkin saya akan mencoba install mandriva ini jika ada kesempatan di laptop saya. Namun untuk kali ini, saya akan install mandriva di Laptop milik client saya.

Laptop client saya ini bermerek axioo. Spesifikasinya lumayan bagus dan kencang, karena sudah dilengkapi dengan prosesor dual core, yaitu Intel Core 2 duo, serta RAM 1 GB. Saya kurang tau tipe berapa, tapi layarnya sepertinya hanya 13 inci

Berikut detil Si laptopnya

Operating System

Mandriva Linux release 2010.0 (Official) for i586




OK, kita kembali ke topik awal, yaitu install modem huawei nya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

langkah-langkahnya :
1. buka menu
Aplikasi -> Perkakas -> Peralatan System -> Pusat Jaringan


2. Tancapkan modem di salah satu port USB yang tersedia, lalu tunggu beberapa saat. Untuk memastikannya , kita bisa cek di log

#tail -f /var/log/messages
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: usb 1-4: configuration #1 chosen from 1 choice
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: option 1-4:1.0: GSM modem (1-port) converter detected
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: usb 1-4: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB0
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: option 1-4:1.1: GSM modem (1-port) converter detected
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: usb 1-4: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB1
Apr 11 00:04:43 localhost klogd: scsi7 : SCSI emulation for USB Mass Storage devices
Apr 11 00:04:48 localhost klogd: scsi 7:0:0:0: CD-ROM HUAWEI Mass Storage 2.31 PQ: 0 ANSI: 2
Apr 11 00:04:49 localhost klogd: sr1: scsi-1 drive
Apr 11 00:04:49 localhost klogd: sr 7:0:0:0: Attached scsi generic sg2 type 5
Apr 11 00:05:01 localhost CROND[7128]: (root) CMD ( /usr/share/msec/promisc_check.sh)
terlihat, USB modem sudah terdeteks oleh sistem mandriva. Gunakan lsusb untuk lebih memastikan lagi, apakah modem sudah terdeteksi dengan benar

#lsusb
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 002: ID 093a:2500 Pixart Imaging, Inc. USB Optical Mouse
Bus 001 Device 004: ID 12d1:1003 Huawei Technologies Co., Ltd. E220 HSDPA Modem / E270 HSDPA/HSUPA Modem
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 003: ID 0bda:8187 Realtek Semiconductor Corp. RTL8187 Wireless Adapter
Bus 002 Device 004: ID 0402:5606 ALi Corp. USB 2.0 Camera
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub




3. Setelah ditancapkan, kemudian tunggu beberapa saat, lalu, coba tutup tampilan pusat jaringan, kemudian buka lagi. Maka seharusnya sekarang , modem telah tampil di dalam menu





4. Klik konfigurasikan


kita cukup menambahkan informasi
Nama Akses Poin
Login Account / nama pengguna
password

setelah itu klik ok. Lalu klik pembaruan

5. Kemudian setelah itu, adalah tahap yang menentukan, yaitu tes koneksi. Lakukan dengan mengklik sambungkan



Untuk memastikan, bahwa konfigurasi sedang jalan, bisa di cek di log

Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (BUSY)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (ERROR)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (NO CARRIER)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (NO DIALTONE)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (Invalid Login)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (Login incorrect)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (VOICE)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (NO ANSWER)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (DELAYED)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: abort on (SIM PIN)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (ATZ^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (OK)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ATZ^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: OK
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (AT+CPIN?^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (OK)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: AT+CPIN?^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: +CPIN: READY^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: OK
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (AT+CMEE=2^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (OK)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: AT+CMEE=2^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: OK
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (AT+CGDCONT=3,"IP","indosatm2"^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (OK)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: AT+CGDCONT=3,"IP","indosatm2"^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: OK
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (AT+CGATT?^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (OK)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: AT+CGATT?^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: +CGATT: 1^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: OK
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (ATDT*99***3#^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: timeout set to 120 seconds
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (CONNECT)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ATDT*99***3#^M^M
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: CONNECT
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: -- got it
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: send (^M)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: timeout set to 5 seconds
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: expect (~)
Apr 11 00:18:51 localhost chat[8700]: ^M
Apr 11 00:18:56 localhost chat[8700]: alarm
Apr 11 00:18:56 localhost chat[8700]: send (^M)
Apr 11 00:18:56 localhost chat[8700]: send (^M)
Apr 11 00:18:56 localhost pppd[8683]: Serial connection established.
Apr 11 00:18:56 localhost pppd[8683]: Using interface ppp0
Apr 11 00:18:56 localhost pppd[8683]: Connect: ppp0 <--> /dev/ttyUSB0
Apr 11 00:18:57 localhost klogd: martian source 255.255.255.255 from 10.200.32.1, on dev wlan0
Apr 11 00:18:57 localhost klogd: ll header: ff:ff:ff:ff:ff:ff:00:04:e2:c7:4c:49:08:00
Apr 11 00:18:57 localhost pppd[8683]: CHAP authentication succeeded
Apr 11 00:18:57 localhost pppd[8683]: CHAP authentication succeeded
Apr 11 00:19:00 localhost pppd[8683]: Could not determine remote IP address: defaulting to 10.64.64.64
Apr 11 00:19:00 localhost pppd[8683]: local IP address 114.57.137.184
Apr 11 00:19:00 localhost pppd[8683]: remote IP address 10.64.64.64
Apr 11 00:19:00 localhost pppd[8683]: primary DNS address 202.155.0.10
Apr 11 00:19:00 localhost pppd[8683]: secondary DNS address 202.155.0.15
Apr 11 00:19:01 localhost CROND[8793]: (root) CMD ( /usr/share/msec/promisc_check.sh)
Apr 11 00:19:01 localhost NET[8848]: /etc/sysconfig/network-scripts/ifup-post : updated /etc/resolv.conf
Apr 11 00:19:01 localhost drakconnect[8510]: running: /etc/rc.d/init.d/network-up start
Apr 11 00:19:01 localhost mdkapplet[2510]: Computing new updates...
Apr 11 00:19:01 localhost vnstatd[8918]: vnStat daemon 1.9 started.
Apr 11 00:19:01 localhost vnstatd[8918]: Monitoring: ppp0
Apr 11 00:19:02 localhost mdkapplet[2510]: running: urpmi.update --update
Apr 11 00:19:03 localhost mdkapplet[2510]: no update media configured

Terlihat di sana kita sudah konek, karena kita sudah diberikan ip address, yaitu 114.57.137.184




6. Tes di browser



Komentar

usb modem mengatakan…
mantep bro
thanks ya dah share

Postingan populer dari blog ini

Menggunakan Modem ZTE MF 622 di Ubuntu

Setelah beberapa waktu lalu saya berhasil mengutak atik modem huawei 620, Sekarang saya akan menuliskan bagaimana menggunakan modem zte mf 622 di linux. Kebetulan, linux yang saya gunakan kali ini adalah Ubuntu 8.10. Mungkin lain waktu, saya akan mencoba langkah-langkah pada tulisan ini di Fedora (sebenernya, saya lebih terbiasa dengan Fedora daripada Ubuntu), namun karena ingin mencoba distro yang digadang-gadangkan banyak komunitas sebagai distro termudah, dan terbanyak penggunanya, maka saya pun akhirnya tak dapat menahan rayuan untuk mencoba ubuntu versi terbaru ini. Oh ya, sebelumnya, saya menggunakannya di laptop saya, acer aspire 4520. dan ini adalah foto dari modem saya OK, segera kita mulai. Untuk menggunakan modem ZTE MF 622 ini, tidak banyak aplikasi yang dilibatkan. Aplikasi yang dibutuhkan antara lain wvdial, dmesg, pptp. * wvdial ini digunakan untuk memudahkan kita menggunakan modem ini. * dmesg digunakan untuk memeriksa message pada kernel apakah ketika modem ditancapkan...

Cara membangun DNS Filter (mari berantas pornografi)

Kebutuhan : 1. dns server, pilihan yang baik menggunakan powerdns, karena saya rpm base, maka silakan di download di : http://downloads.powerdns.com/releases/rpm/pdns-static-2.9.22-1.i386.rpm download powerdns sebagai authoritative server 2. linux box, pastinya. 3. database situs-situs yang ingin di blok, bisa didownload di http://urlblacklist.com/cgi-bin/commercialdownload.pl?type=download&file=bigblacklist pilih situs porno 4. web server saya asumsikan di sini, kita akan menyimpan databasenya dalam bentuk file. powerdns bisa menyimpannya dalam database, salah satu yang telah saya coba adalah mysql. namun pada tutorial ini, yang saya bahas adalah menggunakan file. di dalam database tersebut, terdapat kategori porn, nah pilih kategori tersebut. lalu pilih file domain. ide dari dns filtering ini adalah "memaksa" suatu domain, katakanlah situs porno tadi, ke suatu ip yang telah kita assign. ip tersebut, bisa di server dns filter ini. misalnya dns filter...

Membangun DNS Server menggunakan Bind dengan menambahkan fitur filtering domain Depkominfo.

Beberapa tahun belakan ini, pemerintah melalui Depkominfo cukup galak meminta operator untuk memberantas pornografi. Salah satunya adalah dengan memblok semua situs porno yang ada di dunia internet. Cara ini diakui kominfo cukup efektif, walaupun sebenarnya masih banyak situs - situs porno tersebut yang masih dapat diakses. Saat ini operator telekomunikasi dan ISP mengambil referensi domain yang diblok dari situs yang diberikan oleh depkominfo sendiri, yaitu di Trust Positif Kominfo . Terakhir, jumlah site yang berhasil diblok , jika berdasarkan file yang diambil di trust positif tersebut adalah sekitar 756050 site, jadi belum ada 1 juta. Untuk melakukan bloking terhadap domain tersebut, dibutuhkan aplikasi server. Yang bisa melakukan blok berdasarkan domain adalah DNS. Selama ini saya biasa menggunakan bind sebagai aplikasi dns server. Namun aplikasi tersebut belum mampu melakukan teknik blocking yang baik. Ide bloking menggunakan bind yang saya gunakan adalah melakukan manipulas...